Memindahkan data ke cloud menghemat biaya dan memudahkan skala. Tapi satu hal tidak ikut berpindah: tanggung jawab atas data pribadi tetap ada pada perusahaan, bukan pada penyedia cloud.
Sumber: Hukumonline (Juli 2026). Ringkasan redaksi Digieco berdasarkan pemberitaan. Status aturan bisa berubah; periksa naskah resmi (UU 27/2022 dan PP 33/2026) di JDIH sebelum menyusun kepatuhan. Gambar: Richard Masoner (CC BY-SA) via Openverse.
Pembagian tanggung jawab
Penyedia cloud menjaga infrastrukturnya, tapi konfigurasi, kontrol akses, dan keputusan soal data pelanggan ada di tangan perusahaan. Banyak kebocoran justru berasal dari salah konfigurasi, bukan dari penyedianya.
Yang perlu dipastikan
Tahu di mana data disimpan, siapa yang bisa mengakses, dan apakah transfernya memenuhi ketentuan. Digieco membantu merancang arsitektur cloud yang aman dan sesuai kebutuhan kepatuhan, bukan sekadar yang paling murah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa bertanggung jawab atas data di cloud?
Perusahaan sebagai pengendali data tetap bertanggung jawab. Penyedia cloud menjaga infrastruktur, tapi konfigurasi dan akses ada di tangan perusahaan.
Butuh tim yang mengerjakan ini untuk Anda?
Javaman Digieco menyediakan dedicated team, staff augmentation, dan pengembangan software custom untuk perusahaan di Jakarta, Medan, dan seluruh Indonesia.
Hubungi Kami SekarangButuh sistem HRIS untuk perusahaan outsourcing? Lihat Alidaya — Outsourcing HRIS System buatan Digieco.